Selalu baik menjadi seorang hamba Tuhan yang setia, namun ada hal yang tidak boleh kita lupakan begitu saja bahwa Allah mengangkat kita menjadi anak-anak-Nya. Sebaik-baiknya seorang hamba tetap saja tidak dapat menggantikan kedudukan seorang anak yang sudah dewasa. Namun sebaliknya, selama seorang anak belum mencapai kedewasaannya, maka sang anak juga tidak berbeda dengan seorang hamba.
Firman Tuhan dalam Galatia 4:1-6 mengatakan begini: "Yang dimaksud ialah: selama seorang ahli waris belum akil balig, sedikitpun ia tidak berbeda dengan seorang hamba, sungguhpun ia adalah tuan dari segala sesuatu; tetapi ia berada di bawah perwalian dan pengawasan sampai pada saat yang telah ditentukan oleh bapanya. Demikian pula kita: selama kita belum akil balig, kita takluk juga kepada roh-roh dunia. Tetapi setelah genap waktunya, maka Allah mengutus Anak-Nya, yang lahir dari seorang perempuan dan takluk kepada hukum Taurat. Ia diutus untuk menebus mereka, yang takluk kepada hukum Taurat, supaya kita diterima menjadi anak. Dan karena kamu adalah anak, maka Allah telah menyuruh Roh Anak-Nya ke dalam hati kita, yang berseru: "ya Abba, ya Bapa!"
Dari Firman tadi dinyatakan dengan jelas bahwa kita diangkat menjadi anak-anak Allah. Secara rohani, kita juga mempunyai bapa rohani atau otoritas rohani yang Tuhan tempatkan di atas kita. Kita bertumbuh di dalam rumah atau keluarga rohani di bawah pengawasan atau perwalian.
Anak memiliki karakteristik yang berbeda dengan hamba. Karakteristik anak antara lain:
1. Seorang anak membawa gen/sifat keluarganya.
Sifat/karakter dan genetika seorang bapa dibawa secara alami dan diturunkan kepada anak. Oleh karena itu segala sifat Allah Bapa diturunkan juga kepada kepada kita anak-anak-Nya.
2. Seorang anak melayani visi keluarganya.
Seorang anak dibesarkan di dalam rumah dan belajar untuk bekerja untuk visi keluarganya.
3. Seorang anak membawa kebanggaan keluarganya
Ke mana pun seorang anak pergi, dia akan membawa "family pride", kebanggaan keluarganya.
4. Seorang anak menerima disiplin/didikan di dalam keluarganya.
Seorang hamba menerima hukuman, namun seorang anak mendapatkan disiplin dan didikan.
5. Seorang anak melahirkan keturunan bagi keluarganya.
Salah satu bagian terpenting dari seorang anak adalah menghasilkan keturunan. Bertambah banyak, multiplikasi atau pelipatgandaan, demikian juga dengan kita anak-anak-Nya harus berbuah dan bermultiplikasi.
Sudahkah Anda memiliki karakteristik seorang anak?
No comments:
Post a Comment